OBAT FLU TRADHISIONAL

Flu membuat Anda susah bernapas lega, tenggorokan gatal, hidung meler atau tersumbat, bersin-bersin, hingga mata yang terus berair. Meski memang bukan penyakit berbahaya, gejala flu yang tidak diobati bisa mengganggu aktivitas. Kabar baiknya, ada banyak pilihan obat flu alami dan tradisional yang sudah dipercaya sejak ribuan tahun lalu.

Obat flu tradisional

Berikut ini sejumlah pilihan obat flu tradisional yang bisa Anda coba untuk meredakan gejala flu.

1. Air putih hangat

minum terlalu banyak air putih
Banyak minum air putih adalah obat flu alami warisan nenek moyang yang paling manjur dan sering dianjurkan dokter modern. Ya! Cobalah minum segelas air putih hangat setiap malam sebelum tidur dan di pagi hari setelah bangun.
Air putih hangat dapat membantu mengencerkan lendir yang menyumbat saluran hidung, mencegah dehidrasi, serta meredakan peradangan di jaringan hidung dan tenggorokan.
Jika tak suka dengan rasa air putih yang tawar, Anda bisa membuat secangkir teh hangat. Tambahkan satu sendok teh madu, perasan air lemon, jahe, atau daun mint untuk memperkaya citarasa sekaligus membantu melegakan pernapasan.

2. Bawang putih

khasiat bawang putih
Sejak dulu, nenek moyang kita sudah menjadikan bawang putih sebagai obat flu tradisional karena bumbu dampur ini ternyata kaya nutrisi dan antioksidan.
Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa bawang putih memiliki efek antivirus yang dapat mencegah pilek atau flu, serta mempercepat penyembuhan penyakit. Kandungan minyak allicin (senyawa yang memberikan harum khas bawang putih) juga dipercaya ampuh untuk melawan pilek dan flu.
Makan bawang putih mentah-mentah adalah cara mengatasi flu yang paling baik. Namun jika risih atau tidak suka dengan baunya, Anda bisa mencampur rajangan bawang putih ke dalam berbagai masakan rumahan. Misalnya, tumis buncis bawang putih. Jangan lupa irisan bawang putihnya dimakan juga, ya!
Anda juga bisa menambahkan beberapa irisan bawang putih, atau tumbuh halus satu siung, ke dalam semangkuk air panas untuk menguapi wajah Anda selama 10 menit.

3. Madu

minum madu
Selain bawang putih, madu juga termasuk sebagai obat flu alami yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu.
Sifat antimikroba alami dari madu dapat membantu tubuh melawan kuman penyakit, termasuk bakteri dan virus penyebab flu. Madu juga membantu meredakan gejala penyerta flu, seperti pilek dan batuk.
Sebagai cara meredakan flu, Anda bisa melarutkan 2 sendok madu dalam segelas air hangat untuk diminum setiap pagi dan malam hari.
Ada satu hal penting yang harus ketahui; madu tidak boleh diberikan pada anak kecil dan bayi yang usianya kurang dari 1 tahun. Memberikan madu pada bayi justru meningkatkan risiko mereka terkena infeksi botulisme. Jadi, hindari menggunakan madu sebagai obat flu alami untuk anak-anak, ya!

4. Teh hijau

khasiat teh hijau untuk rematik
Masyarakat Tiongkok sudah sejak ratusab tahun lalu menggunakan teh hijau sebagai obat tradisional penangkal sakit, termasuk flu. Kabar baiknya, sudah banyak penelitian medis modern yang mendukung teori ini.
Salah satu penelitian tersebut dimuat dalam Journal of Synthetic Chemistry and Natural Product Chemistry. Peneliti menyimpulkan teh hijau mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi flu.
Peminum teh hijau dilaporkan memiliki sistem imun yang lebih baik sehingga sel dalam tubuh mereka bekerja lebih efisien melawan bakteri dan virus penyebab penyakit.
Perlu diperhatikan bahwa teh hijau mengandung kafein. Jika Anda mempertimbangkan memberikan teh hijau kepada anak Anda, cukup berikan satu cangkir kecil teh hijau hangat dalam sehari untuk melegakan hidung dan tenggorokannya.

5. Jahe

obat asam lambung alami
Manfaat jahe kesehatan memang sudah tak diragukan lagi. Sebagai obat flu tradisional, jahe membantu melemaskan otot saluran pernapasan untuk melegakan hidung serta menguatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, jahe juga mengurangi rasa mual dan menghangatkan tubuh yang sedang tidak enak badan akibat kena flu.
Anda bisa mengolah jahe menjadi beragam panganan. Akan tetapi, wedang jahe mungkin yang paling mudah dimudah. Anda cukup merebus jahe merah yang sudah digeprek ke dalam panci sampai mendidih. Setelah itu, saring air rebusan jahe untuk diminum. Tambahkan sedikit perasan lemon atau madu untuk memperkaya rasanya.
Anda juga bisa menyeduh beberapa iris jahe bersama teh hangat.

Komentar